AUTOMATED TESTING WITH SELENIUM IDE

Zulfikar Mulyakusuma August 18, 2017

Sebelum memulai lebih jauh, apa sih yang dimaksud dengan Automated Testing? Yup, sesuai dengan artinya, Automated yang berarti otomatis, kenapa otomatis? Karena test tersebut dilakukan beberapa kali dan pada pengulangannya dilakukan secara otomatis.

Mekanisme testing ini sering disebut juga dengan functional test. Functional test adalah sebuah proses testing dimana si software tester berperilaku sebagai end-user dan memeriksa apakah fungsi dari sistemnya dapat berjalan dengan baik sesuai dengan requirement dari user. Tools yang digunakan adalah SELENIUM IDE.

Selenium IDE merupakan integrated tool untuk agile testing. Mekanismenya bekerja dengan merekam semua aktifitas yang dilakukan user saat mengakses aplikasi berbasis web. Setiap aktifitas yang terekam masuk ke dalam tiga tag, yaitu Command, Target dan Value.
Command, berisi aktifitas yang dilakukan user, misalnya Click, Type, Open, dll.
Target, berisikan tujuan dari command yang dilakukan user.
Value, berisikan nilai yang kita input dan diakses saat melakukan test.

Beberapa fitur yang dimiliki Selenium IDE, antara lain:
– Dapat dijalankan ketika proses test berlangsung
– Bisa disimpan dalam format HTML, Ruby, Java, C#, PHP.
– Debug dan set breakpoint

– Installasi Selenium IDE
Untuk installasi Selenium IDE sebenernya cukup mudah, bisa langsung di download sebagai add-ons (plug in)mozilla firefox atau download melalui web resmi nya di www.seleniumhq.org.

– Cara Menggunakan Selenium IDE
Selenium IDE telah terintegrasi dengan browser firefox dan bisa langsung digunakan dengan memasukkan alamat URL web yang akan di test, kemudian klik tombol record. Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar dibawah ini.

Untuk menjalankan dan mengetes kembali secara otomatis, kita cukup tekan tombol play. Untuk proses yang sukses tanpa error akan berwarna hijau, sedangkan proses yang gagal akan berwarna merah.

Untuk selanjutnya, tester akan menjalankan sistem selayaknya seperti end-user. Jika sudah selesai, file test case bisa disimpan dalam berbagai format, dan hasil output dari selenium IDE merupakan satu buah functional test seperti dibawah ini.

Nah, kira-kira seperti itu penjelasan singkat mengenai Automated testing menggunakan Selenium IDE. Semoga bermanfaat ya.

Original post by Zulfikar